Blogsite Informasi Transparansi

Memahami Arti Cinta Dan Sayang

Memahami Arti Cinta Dan Sayang

Khabaran Unik - Memahami Arti Cinta Dan Sayang, Berikut merupakan artikel yang saya rangkum dari beberapa site, dan saya padukan dalam satu konteks atau satu artikel yang mepunyai makna yang di antara nya, namun hanya proses penjabaran nya saja yang berbeda. Berdasarkan ihktisarnya masing-masing.
Cinta adalah suatu perasaan yang positif dan diberikan pada manusia atau benda lainnya. Bisa dialami semua makhluk. Penggunaan perkataan cinta juga dipengaruhi perkembangan semasa. Perkataan sentiasa berubah arti menurut tanggapan, pemahaman dan penggunaan di dalam keadaan, kedudukan dan generasi masyarakat yang berbeda. Sifat cinta dalam pengertian abad ke 21 mungkin berbeda daripada abad-abad yang lalu. 

Konteks penjabaran nya akan saya tuliskan "sesungguh nya jika resapi dan di fahami itu mempunyai makna yang satu", di antaranya :

Cinta Berdasarkan faham pada umum nya :
Seperti banyaknya jenis cinta. Cinta berada di semua aspek kebudayaan manusia. Oleh karena perbedaan kebudayaan ini, maka pendefinisian dari cinta pun sulit ditetapkan.

Macam-macam ekspresi cinta dapat termasuk cinta kepada jiwa atau pikiran, hukum dan organisasi, badan,  alam, makanan,  uang, belajar, kuasa, keterkenalan, harta dan lainnya. Cinta lebih berarah ke konsep abstrak, lebih mudah dialami daripada dijelaskan.

Cinta kasih yang sudah ada perlu selalu dijaga agar dapat dipertahankan keindahannya

  1. Cinta antar pribadi menunjuk kepada cinta antara manusia. Bentuk ini lebih dari sekedar rasa kesukaan terhadap orang lain. Cinta antar pribadi bisa mencakup hubungan kekasih, hubungan orangtua dengan anak, dan juga persahabatan yang sangat erat.
  2. Kasih sayang: menghargai orang lain. Kasih sayang bukan hanya sekedar hubungan cinta atau asmara antara lelaki dan perempuan sja, namun lebih bersifat universal sehingga hal ini bisa terjadi terhadap sahabat, saudara, keluarga, dan dan lainnya ( seperti hewan atau sesuatu yang membuat kita nyaman ) dan yang perlu di tekankan..., bahwa kasih sayang sesungguhnya bersifat alami perasaan yang timbul tanpa melihat jarak atau tingkatan, selama perasaan itu datang maka tiada yang akan menghalang (kecualai yang Esa ) ia ihklas serta tulus gambaran perasaan yang putih menyeringai bah awan cerah di pagi hari. Kasih sayang lebih cendrung kepada sebuah tindakan keralaan juga pengorbanan. 
  3. Altruisme: Orang yang altruist adalah orang yang lebih mementingkan orang lain dibanding dirinya sendiri.  Orang yang mau mengorbankan (kepentingan) dirinya sendiri demi kebaikan orang lain. Orang yang punya motivasi untuk menolong orang lain dan berbuat kebaikan tanpa pamrih. perhatian non-egois kepada orang lain (yang tidak dimiliki oleh banyak orang). 
  4. Reciprocation: cinta yang saling menguntungkan bukan saling memanfaatkan. Cendrung lebih kuat cinta yang seperti ini jika dintara pelaku memiliki memiliki rasa yang sama, karena tingkat super nya kesukaran kian teresapi dan terurai bersama cinta dan kasih sayang. 
  5. Komitmen: keinginan untuk mengabadikan cinta, tekad yang kuat dalam suatu hubungan. Bisa dikatakan mereka yang lebih bisa menepati janji atau tahu bagaimana sebuah arti kesejatian, kesatria demi menjunjung tinggi arti nya (Komitmen) 
  6. Keintiman emosional: berbagi emosi dan rasa, baik itu suka maupun duka. Dalam hal ini tiada istilah kata rahasia atau menyembunyikan sesuatu dari yang terkasih. 
  7. Kekerabatan: Lebih mengarah kepada hubungan darah atau ikatan keluarga, yang masih punya keterkaitan antara satu sama lain.
  8. Passion: Hasrat dan atau nafsu seksual yang cenderung menggebu-gebu. Nah, ini dia yang menurutku perlu di ubah dari faham-faham yang merugikan, namun sebagai informasi apa salah nya jika anda layak tahu dan memahami akan arti cinta yang sehat. 
  9. Physical intimacy: Berbagi kehidupan erat satu sama lain secara fisik, termasuk di dalamnya hubungan seksual. Saling ketergantungan dan lebih mengutamakan kepentingan pasangan nya masing-masing, baik itu pacar atau suami isteri. 
  10. Kepentingan pribadi: cinta yang mengharapkan imbalan pribadi, cenderung egois dan ada keinginan untuk memanfaatkan pasangan. Mengartikan cinta hanya sebatas materi akan menghancurkan segala masa yang akan datang. Karena kepercayaan dan keihklasan beserta orang yang punya cinta sejati. jangan sia-siakan cinta
  11. Pelayanan: Pada umumnya cinta ini lebih mengarah kepada balas budi atau sumpah setia seseorang atau kelompok, cendrung kerelaan dan pengorbanan serta berkeinginan untuk membantu dan atau melayani.

Selanjut nya cinta yang berdasarkan Kitab Suci Al-Qur'an, dan faham nya lebih pada kesamaan pada umumnya (cinta) , namun menempatkan makna yang sesungguhnya dan selayak-layak nya arti sebuah Cinta, berikut ulasan nya :



Cinta Menurut Islam
Bagi orang yang telah jatuh cinta kepada Alloh SWT, maka ia lebih suka berbicara dengan Alloh Swt, dengan membaca firman Nya, lebih suka bercengkerama dengan Alloh SWT dalam I`tikaf, dan lebih suka mengikuti perintah Alloh SWT daripada perintah yang lain.

Dalam Qur’an cinta memiliki 8 pengertian berikut ini penjelasannya:
  • Cinta mawaddah adalah jenis cinta mengebu-gebu, membara. Orang yang memiliki cinta jenis mawaddah, maunya selalu berdua, enggan berpisah dan selalu ingin memuaskan dahaga cintanya. Ia ingin memonopoli cintanya, dan hampir tak bisa berfikir lain dan lebih pada ketergantungan akan keberadaan pasangan.
  • Cinta rahmah adalah jenis cinta yang penuh kasih sayang, lembut, siap berkorban, dan siap melindungi. Orang yang memiliki cinta jenis rahmah ini lebih memperhatikan orang yang dicintainya disbanding terhadap diri sendiri. Baginya yang penting adalah kebahagiaan sang kekasih meski untuk itu ia harus menderita. Ia sangat memaklumi kekurangan kekasihnya dan selalu memaafkan kesalahan kekasihnya. Termasuk dalam cinta rahmah adalah cinta antar orang yang bertalian darah, terutama cinta orang tua terhadap anaknya, dan sebaliknya. Dari itu maka dalam al Qur’an , kerabat disebut al arham, dzawi al arham, yakni orang-orang yang memiliki hubungan kasih sayang secara fitri, yang berasal dari garba kasih sayang ibu, disebut rahim (dari kata rahmah). Sejak janin seorang anak sudah diliputi oleh suasana psikologis kasih sayang dalam satu ruang yang disebut rahim. Selanjutnya diantara orang-orang yang memiliki hubungan darah dianjurkan untuk selalu ber silaturrahim, atau silaturrahmi artinya menyambung tali kasih sayang. Suami isteri yang diikat oleh cinta mawaddah dan rahmah sekaligus biasanya saling setia lahir batin-dunia akhirat.
  • Cinta mail, adalah jenis cinta yang untuk sementara sangat membara, sehingga menyita seluruh perhatian hingga hal-hal lain cenderung kurang diperhatikan. Cinta jenis mail ini dalam al Qur’an disebut dalam konteks orang poligami dimana ketika sedang jatuh cinta kepada yang muda (an tamilu kulla al mail), cenderung mengabaikan kepada yang lama.
  • Cinta syaghaf. Adalah cinta yang sangat mendalam, alami, orisinil dan memabukkan. Orang yang terserang cinta jenis syaghaf (qad syaghafaha hubba) bias seperti orang gila, lupa diri dan hampir-hampir tak menyadari apa yang dilakukan. Al Qur’an menggunakan term syaghaf ketika mengkisahkan bagaimana cintanya Zulaikha, istri pembesar Mesir kepada bujangnya, Yusuf.
  • Cinta ra’fah, yaitu rasa kasih yang dalam hingga mengalahkan norma-norma kebenaran, misalnya kasihan kepada anak sehingga tidak tega membangunkannya untuk salat, membelanya meskipun salah. Al Qur’an menyebut term ini ketika mengingatkan agar janganlah cinta ra`fah menyebabkan orang tidak menegakkan hukum Allah, dalam hal ini kasus hukuman bagi pezina (Q/24:2).
  • Cinta shobwah, yaitu cinta buta, cinta yang mendorong perilaku penyimpang tanpa sanggup mengelak. Al Qur’an menyebut term ni ketika mengkisahkan bagaimana Nabi Yusuf berdoa agar dipisahkan dengan Zulaiha yang setiap hari menggodanya (mohon dimasukkan penjara saja), sebab jika tidak, lama kelamaan Yusuf tergelincir juga dalam perbuatan bodoh, wa illa tashrif `anni kaidahunna ashbu ilaihinna wa akun min al jahilin (Q/12:33)
  • Cinta syauq (rindu). Term ini bukan dari al Qur’an tetapi dari hadis yang menafsirkan al Qur’an.Dalam surat al `Ankabut ayat 5 dikatakan bahwa barangsiapa rindu berjumpa Allah pasti waktunya akan tiba. Kalimat kerinduan ini kemudian diungkapkan dalam doa ma’tsur dari hadis riwayat Ahmad; wa as’aluka ladzzata an nadzori ila wajhika wa as syauqa ila liqa’ika, aku mohon dapat merasakan nikmatnya memandang wajah Mu dan nikmatnya kerinduan untuk berjumpa dengan Mu. Menurut Ibn al Qayyim al Jauzi dalam kitab Raudlat al Muhibbin wa Nuzhat al Musytaqin, Syauq (rindu) adalah pengembaraan hati kepada sang kekasih (safar al qalb ila al mahbub), dan kobaran cinta yang apinya berada di dalam hati sang pecinta, hurqat al mahabbah wa iltihab naruha fi qalb al muhibbi.
  • Cinta kulfah. yakni perasaan cinta yang disertai kesadaran mendidik kepada hal-hal yang positip meski sulit, seperti orang tua yang menyuruh anaknya menyapu, membersihkan kamar sendiri, meski ada pembantu. Jenis cinta ini disebut al Qur’an ketika menyatakan bahwa Allah tidak membebani seseorang kecuali sesuai dengan kemampuannya, la yukallifullah nafsan illa wus`aha (Q/2:286)


Cinta sejati  : 
  1. Lebih suka berbicara dengan yang dicintai dibanding dengan yang lain, 
  2. Lebih suka berkumpul dengan yang dicintai dibanding dengan yang lain, dan 
  3. Lebih suka mengikuti kemauan yang dicintai dibanding kemauan orang lain/diri sendiri.

Referensi :
http://annastacy.wordpress.com/
http://wikipedia.com/



share this article to: Facebook Twitter Google+ Linkedin Technorati Digg
Posted by Sudirman Abdullah Dekman, Published at 10/06/2012 12:22:00 AM and have 0 komentar

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

= Please Kawan, Jangan OOT Komentarnya.
= Mohon Jangan Semat Link Url Atau Sejenis Nya.
= Follow Me | FollBack